Actual politics
Atlantisisme Baru Marco Rubio
Presiden Pedofil dan Berkas Epstein
BRICS dan blok eurasia lebih cepat membangun aturan internasional: belajar dari persekutuan moti 1322
Dunia seolah membalikkan peristiwa kepungan 70 tahun dibawah komando perang dunia-II antara sekutu Inggris dan Amerika Serikat melawan Tiongkok dan Uni-soviet kini Rusia. Parade globalisasi menutupi itu dengan dalil kerjasama win-win menang-menang atau sistem multipolar, dimana semua negara ikut main dengan patronya masing-masing, seperti hari ini, kebangkitan Tiongkok dan Rusia melalui kerjasama Eurasia dan mini aliansi terdiri dari Brasil, Rusia, India, Cina dan Afrika Selatan (BRICS).
Perpecahan Tak Terbalikkan di Barat
Cheburashka, atau Metafisika Disintegrasi
DUGIN TENTANG ANTIKRISTUS 2.0: SANG VISIONER PETER THIEL
Musim semi lalu, saat merenungkan langkah-langkah pertama Trump berkuasa, saya menulis sebuah artikel yang mengangkat isu "negara yang lebih dalam lagi." Logikanya begini: jika Trump menyatakan perang terhadap Deep State dan masih diizinkan untuk berkuasa, bukankah ada lembaga yang lebih kuat dan rahasia lagi di AS (dan secara lebih luas, di Barat Global), yang untuk sementara saya sebut sebagai "negara yang lebih dalam lagi"?
Amerika untuk orang Amerika, Eurasia untuk orang Eurasia
DONALD TRUMP MENARIK SIMPUL PERANG DUNIA-II: DARI VENEZUELA KE TAIWAN
Setelah kematian liga bangsa-bangsa, Amerika Serikat menjebak Inggris dan Eropa seutuhnya ke dalam pusaranya. Doktrin pasca perang dunia-II adalah menghargai setiap bangsa atas kedaulatan wilayahnya, terutama Asia, Afrika hingga Amerika Latin. Rumusan dari doktrin pasca perang justru memunculkan aturan internasional untuk dijadikan alas hukum setelah berdirinya PBB, setelah kematian liga bangsa-bangsa pada 1930-an.
Uni Eropa Harus Dihancurkan (Eskalasi)
Pembawa Acara : Saya sarankan kita mulai dengan sebuah dokumen yang saat ini menjadi berita utama di Rusia, Eropa, dan bahkan Tiongkok, di mana opini sangat berbeda. Saya berbicara tentang Strategi Keamanan Nasional baru Amerika Serikat. Media Swiss, khususnya, secara langsung melaporkan bahwa teks ini dalam banyak hal menggemakan pidato Munich Presiden kita, Vladimir Putin. Alexander Gelyevich, menurut pendapat Anda, apakah ini benar-benar terjadi?
Amerika Latin Menghadapi Badai
Kabut Diplomasi dan Negara-Peradaban
Dalam acara Escalation di Radio Sputnik, Alexander Dugin berpendapat bahwa "kabut diplomasi" dalam negosiasi AS-Rusia yang sedang berlangsung mengenai Ukraina menyembunyikan proses yang jauh lebih besar dan lebih dalam: sementara Trump berupaya menarik AS dari konflik dengan Rusia untuk fokus ke tempat lain, Rusia muncul sebagai negara-peradaban yang utuh yang berfokus pada keberanian spiritual dan pemulihan identitas etnis historisnya.
Amerika Pertama atau Israel Pertama?
Dalam acara Escalation di Radio Sputnik, Alexander Dugin memperingatkan bahwa Trump telah mengkhianati proyek MAGA awalnya, meninggalkan prinsip "America First" demi "Israel First" dan mengancam akan memicu perang baru yang dapat lepas kendali, sehingga membuka jurang yang hanya Trump sendiri yang dapat memutuskan untuk membalikkannya.
Trump: Transformasi Zombie (Eskalasi)
Cakrawala Semangat Konservatif MAGA
Dari Grokipedia hingga Kejatuhan Barat
Jembatan melalui Budapest: Trump, Putin, dan Orbán di persimpangan kekacauan dan kekuasaan di Budapest
Kedaulatan Filosofis: Fondasi Kemerdekaan Negara
Dari Barat ke Timur
Trump, Pemisahan, Dan Pengantin Etruria Perdamaian Yang Rapuh, Kebusukan Barat, Dan Kebutuhan Rusia Untuk Melepaskan Diri
Barat Modern dan Negara-Negara Kliennya Telah Berubah Menjadi Ancaman Utama Bagi Kemanusiaan
Putin dan Filsafat Kompleksitas
Putin sebagai Princeps dan Pontifex
Arahan Dugin: "Putin adalah sosok yang ditandai oleh unsur-unsur sejarah Rusia"
Perang Sudah di Depan Mata Kita
Halaman-halaman
- 1
- 2
- 3
- 4
- selanjutnya ›
- akhir »
